Jumaat, 22 April 2011
nabi muhammad
Muhammad menerima wahyu dari Allahnya secara berkala dalam rentang waktu 23 tahun dan setiap penerimaan wahyu tersebut Muhammad memerintahkan untuk dicatatkan dalam serpihan-serpihan yang terpisah dan ditandai .
Bagaimana Proses itu berlangsung sesuai dengan ayat ayat 185 surah al-Baqarah, “Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) AI-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
Dalam bulan ramadhan diturunkannya pertama kali Al’quran kepada Muhammad sebagai wahyu dari Allahnya, dan adapun Muhammad sebagai pribadi sentral , satu-satunya yang menerima wahyu tersebut mengalami banyak kejadian-kejadian yang aneh dan diluar nalar manusia seperti yang dikemukakan oleh :
Al-Harith bin Hisham bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana wahyu itu sampai padamu?" Beliau menjawab, "Kadang-kadang seperti bunyi lonceng, dan itu sesuatu paling dahsyat yang sampai pada saya, kemudian lenyap dan saya dapat mengulangi apa yang dikatakan. Kadang-kadang Malaikat hadir dalam jelmaan manusia dan berkata padaku dan saya dapat memahami apa yang dikatakan."( Al-Bukhari, Sahih, Ba'd al-Wahy: 1. ) dan ‘A'isha menuturkan, "Sungguh aku pernah melihat Nabi saat wahyu turun kepadanya di mana pada hari itu beliau merasa kedinginan sebelum wahyu berhenti dan dahinya penuh keringat."( Ibid, Bad' al-Wahy: 1)
Atau “ Ya'la pernah sekali bercerita pada `Umar tentang keinginannya melihat Nabi Muhammad menerima wahyu. Pada kesempatan lain ‘Umar memanggil dan ia menyaksikan Nabi Muhammad wajahnya kemerahan, bernapas sambil ngos-ngosan. Lalu tampak sembuh (dari gejala itu).'(21. Muslim, Sahih, Manasik: 6)
Dalam penulisan dan pembacaan Al’quran diyakini bahwa Muhammad telah berulang kali berguru ( Les Private ) kepada Malaikat Jibril dalam mengingat dan menghafalkan ayat-ayat Al’quran sebelum dituliskan kedalam serpihan-serpihan yang terpisah .
Bagaimana Proses itu berlangsung sesuai dengan ayat ayat 185 surah al-Baqarah, “Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) AI-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
Dalam bulan ramadhan diturunkannya pertama kali Al’quran kepada Muhammad sebagai wahyu dari Allahnya, dan adapun Muhammad sebagai pribadi sentral , satu-satunya yang menerima wahyu tersebut mengalami banyak kejadian-kejadian yang aneh dan diluar nalar manusia seperti yang dikemukakan oleh :
Al-Harith bin Hisham bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana wahyu itu sampai padamu?" Beliau menjawab, "Kadang-kadang seperti bunyi lonceng, dan itu sesuatu paling dahsyat yang sampai pada saya, kemudian lenyap dan saya dapat mengulangi apa yang dikatakan. Kadang-kadang Malaikat hadir dalam jelmaan manusia dan berkata padaku dan saya dapat memahami apa yang dikatakan."( Al-Bukhari, Sahih, Ba'd al-Wahy: 1. ) dan ‘A'isha menuturkan, "Sungguh aku pernah melihat Nabi saat wahyu turun kepadanya di mana pada hari itu beliau merasa kedinginan sebelum wahyu berhenti dan dahinya penuh keringat."( Ibid, Bad' al-Wahy: 1)
Atau “ Ya'la pernah sekali bercerita pada `Umar tentang keinginannya melihat Nabi Muhammad menerima wahyu. Pada kesempatan lain ‘Umar memanggil dan ia menyaksikan Nabi Muhammad wajahnya kemerahan, bernapas sambil ngos-ngosan. Lalu tampak sembuh (dari gejala itu).'(21. Muslim, Sahih, Manasik: 6)
Dalam penulisan dan pembacaan Al’quran diyakini bahwa Muhammad telah berulang kali berguru ( Les Private ) kepada Malaikat Jibril dalam mengingat dan menghafalkan ayat-ayat Al’quran sebelum dituliskan kedalam serpihan-serpihan yang terpisah .
Selasa, 19 April 2011
ciri2 isteri solehah
CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH
1. Mencintai Allah dan Rasul
2. Mentaati Ibu Bapa
3. Mentaati Suami Dalam Perkara Makruf
4. Menguruskan rumahtangga
5. Berhias untuk suami
6. Berpakaian menurut ajaran Islam
7. Menjaga batas pergaulan
8. Bersahabat dengan wanita solehah
Memang beruntunglah kalau seseorang tu mendapat seorang isteri yang berciri kan seorang wanita solehah. Tentunya itu adalah kurnia rezeki dari Allah s.w.t. yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih.
Langgan:
Catatan (Atom)